Karakteristik, Porositas Dan Faktor Pengontrol Beachrock Pada Pantai Krakal, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Authors

  • Jefrian Prasetyo Mahasiswa Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, IST AKPRIND Yogyakarta
  • Dina Tania Dosen Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, IST AKPRIND Yogyakarta

Keywords:

Beachrock, pantai Krakal, Sparse biomicite, faktor pengontrol, karakteristik, Porositas

Abstract

Lokasi penelitian terletak pada Pantai Krakal, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik Beachrock pada pantai Krakal, dengan menentukan porositas serta kemudian menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi karakteristik dan porositasnya. Metode yang digunakan yaitu observasi lapangan meliputi orientasi lapangan, pengamatan singkapan dan batuan, pembuatan penampang stratigrafi terukur (measured section) dan pengambilan sampel. Kemudian dilakukan analisis petrografi dan analisis gambar digital dengan software untuk menghitung porositas. Pada daerah penelitian dapat ditarik kesimpulan karakteristik dan porositas beachrock memiliki ciri warna segar abu-abu kecoklatan/ kuning kecoklatan, warna lapuk coklat kehitaman, struktur masif, ukuran butir pasir kasar – pasir sangat kasar, bentuk butir subangular, sortasi buruk, kemas terbuka, allochem 37%-40%, micrite 24%-25%, sparite 14%-20%, porositas 19%-21% dengan nama batuan Sparse Biomicite (Folk, 1962). Terdapat pula Endapan pasir karbonat (kondisi tidak terkosolidasi dan semi-konsolidasi) dengan ciri yaitu berwarna coklat kekuningan, struktur masif, ukuran butir pasir kasar, bentuk butir subangular, kondisi tidak terkonsolidasi - semi konsolidasi, allochem 43%, micrite 23%, sparite 8%, dan pori 26%. Termasuk dalam lingkungan diagenesis batuan karbonat Mixed Marine Meteoric pada zona Vadose menurut Longman (1980), serta termasuk lingkungan diagenesis batuan karbonat Meteoric Subaerial pada zona Eogenetic menurut Mazzullo (2004). Memiliki faktor pengontrol pembentukan dan karaktertistik beachrock yaitu Faktor Natural Barrier (Penghalang Alami) di lapangan, Faktor penambahan komposisi allochem dan faktor semen karbonat (Sparite). Serta memiliki Faktor Pengontrol Pembentukan pori dan Persentase Pori (Porositas) pada beachrock yaitu Faktor Internal Sedimentation (Sedimentasi Internal), Faktor Sementasi Laut & Meteorik (Marine & Meteoric Cementation), dan Faktor Kompaksi Mekanik (Mechanical Compaction).

References

Aji, W.S., 2015, Fasies dan Lingkungan Pengendapan Batuan Karbonat Formasi Wonosari Desa Bejiharjo Kecamatan Karangmojo Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Seminar Jurusan Teknik Geologi, IST AKPRIND Yogyakarta.
Bemmelen, R.W. Van., 1949. The Geology of Indonesia, Vol. 1 A, Government Printing Office, The Hauge.
Boggs Jr., S., 2006. Principles of Sedimentology and Stratigraphy. Pearson Prentice Hall, New Jersey, 4th ed., 662h
Braithwaite, C.J.R., 2005, Quaternary Coral Reef Systems: History, Development Processes and Controlling Factors, University of Glasgow, England.
Folk, R.L., 1962, Spectral subdivision of limestone types, in Ham, W.E., ed., Classification of carbonate Rocks-A Symposium: American Association of Petroleum Geologists Memoir 1, p.62-84.
Hidayat, M. dan Titisari, A.D. 2018. Karakteristik Beachrocks di Pantai Sadranan, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Proceeding Seminar Nasional Kebumian Ke-11, Yogyakarta.
Longman, M. W. 1980. Carbonate Diagenetic Textures from Nearsurface Diagenetic Environment. Buletin AAPG, v.64, hal.461 – 485
Mazzullo, S. J., 2004, Overview of Porosity Evolution in Carbonate Reservoirs: Kansas Geological Society Bulletin, v.79, nos.1 and 2
Oktaviani, D. F., 2015, Keanekaragaman Gastropoda di zona Intertidal Pantai Krakal, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kelompok Studi Kelautan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada
Sartono,S., 1964, Stratigraphy and Sedimentation of the eastern most of Gunung Sewu (East Java). Publikasi Teknik Seri Geologi Umum No. 1. Direktorat Geologi, Bandung.
Surono, Toha, B., dan Sudarno, 1992, Peta Geologi Lembar Surakarta – Giritontro, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.
Toha, B., Purtyasti, R. D., Srijono, Soetoto, Rahardjo, W. and Pramumijoyo, S. (1994) 'Geologi Daerah Pegunungan Selatan: Suatu Kontribusi', in Srijono, Hendrayana, H., Rahardjo, W. and Wijono, S., eds., Geologi dan Geotektonik P. Jawa, Sejak Akhir Mesozoik Hingga Kuarter, Yogyakarta, Jurusan Teknik Geologi FT UGM, 19-36.
Van Zuidam, et, al 1983. Guide to Geomorphologic aerial photographic interpretation and mapping.
Tucker, M. E. dan Wright, V. P. 1990. Carbonate Sedimentology. London: Blackwell Scientific Publications

Downloads

Published

2019-10-31