PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TIMUR BERDASARKAN KARAKTERISTIK KESENJANGAN EKONOMI

  • Wayan Dwi Kurniawan Jurusan Statistika IST AKPRIND Yogyakarta
  • Kris Suryowati Jurusan Statistika IST AKPRIND Yogyakarta
Keywords: Kesenjangan Ekonomi, Average Linkage, Spatial K’laster Analysis by Tree Edge Removal

Abstract

Kesenjangan ekonomi antarwilayah sering menjadi permasalahan serius karena beberapa daerah dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang cepat, sementara beberapa daerah lain mengalami pertumbuhan yang lambat. Pada penelitian ini,  dihasilkan pengelompokan berdasarkan metode SKATER dengan jumlah cluster sebanyak 3. cluster 1 memiliki anggota sebanyak 27 Kabupaten/Kota, cluster 2 memiliki anggota sebanyak 8 Kabupaten/Kota dan cluster 3 memiliki anggota cluster sebanyak 3 Kabupaten/Kota. Berdasarkan metode Average Linkage dengan jumlah cluster sebanyak 3. cluster 1 memiliki anggota sebanyak 14 Kabupaten/Kota, cluster 2 memiliki anggota sebanyak 16 Kabupaten/Kota dan cluster 3 memiliki anggota cluster sebanyak 8 Kabupaten/Kota. Kesimpulan yang didapat bahwa  metode terbaik untuk digunakan adalah Average Linkage  dengan nilai rasio simpangan baku yang paling kecil, yaitu sebesar 1,000587 dan karakteristik cluster 1 memiliki tingkat ekonomi yang sedang, cluster 2 memiliki tingkat ekonomi yang rendah dan cluster 3 memiliki tingkat ekonomi yang baik.

Published
2020-07-16