Petrologi Batuan Gunung Api Gunung Ireng, Desa Pengkok, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul - DIY

  • Jhony Hartarto Simbolon Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, IST AKPRIND Yogyakarta
  • Simon Blessia Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, IST AKPRIND Yogyakarta
  • Sri Mulyaningsih Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, IST AKPRIND Yogyakarta
  • Dina Tania Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, IST AKPRIND Yogyakarta
  • Nur Widi Astanto Agus Tri Heriyadi Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, IST AKPRIND Yogyakarta
  • Suhartono - Teknik Industri, FT, UWMY
Keywords: petrologi, batuan, gunung api, Gunung Ireng, Formasi Nglanggeran

Abstract

Gunung Ireng di Desa Pengkok, Kec. Patuk, Kab. Gunungkidul tersusun atas batuan gunung api yang permukaannya hitam, sehingga disebut “Ireng”. Hal itu diduga dipengaruhi oleh komposisi dan sejarah pembentukannya, yang berbeda dengan batuan gunung api Formasi Nglanggeran yang tersingkap di Gunung Nglanggeran. Studi petrologi batuan gunung api akan membuktikannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pengamatan di lapangan, pengamatan sayatan tipis batuannya menggunakan mikroskup polarisasi dengan perbesaran 20x dan interpolasi dengan data stratigrafi batuan gunung api. hasil analisis petrologi menjumpai bahwa batuan gunung api ini tidak mungkin dihasilkan oleh Gunung api Purba Nglanggeran, mengingat jaraknya yang lebih dari 12 km. Batuan-batuan gunung api ini dicirikan oleh terdiri atas lava, intrusi dike, aglomerat dan breksi yang berkomposisi andesit piroksen. Sementara itu batuan penyusun Gunung api purba Nglanggeran tersusun atas andesit horenblenda. Secara mikroskopis, batuan vulkanik Gunung Ireng dicirikan oleh struktur vesikuler, subhedral hingga anhedral, porfiritik dan tersusun atas plagioklas andesin (~50an %), klinopiroksen aegirin-augit (~20an %) dan mineral opaq yang tertanam dalam massa dasar gelas dan kristal yang tak teridentifikasi. Hal itu mengindikasikan bahwa, batuan-batuan ini secara mineralogi, membeku dalam waktu yang tidak terlalu lama sejak dierupsikan, sehingga jarak tempuhnya pun sangat pendek. Jadi, batuan gunung api Gunung ireng berasal dari lingkupnya sendiri.

References

Andrews, G.D., Branney, M.J., Bonnichsen, B. and McCurry, M., 2008. Rhyolitic ignimbrites in the Rogerson Graben, southern Snake River Plain volcanic province: volcanic stratigraphy, eruption history and basin evolution. Bulletin of Volcanology, 70(3), pp.269-291.
Arce, J.L., Walker, J. and Keppie, J.D., 2014. Petrology of two contrasting Mexican volcanoes, the Chiapanecan (El Chichón) and Central American (Tacaná) volcanic belts: the result of rift-versus subduction-related volcanism. International Geology Review, 56(4), pp.501-524.
Bogie, I., Mackenzie., KM, 1998, The Application of a Volcanic Facies Model to an Andesitic Stratovolcano Hosted Geothermal, System at Wayang Windu, Java, Indonesia. In Proceeding 20th NZ Geothermal Workshop (pp. 265-270).
Budayana, I.G.N.M, 2017, Geologi dan Identifikasi Fasies Gunung Api Berdasarkan Stratigrafi Batuan di Daerah Mangunan dan Sekitarnya, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, Laporan Sripsi Tipe-1, 2017; tidak dipublikasikan.
Garcia, M.O., 1978. Criteria for the identification of ancient volcanic arcs. Earth-Science Reviews, 14(2), pp.147-165.
Hedberg, H.D., 1972. Introduction to an international guide to stratigraphic classification, terminology, and usage. Boreas, 1(3), pp.199-211.
Martodjojo, S., dan Djuhaeni, 1996. Sandi Stratigrafi Indonesia. Indonesian Passage Stratigraphy Commission IAGI, Jakarta 25h.
Mulyaningsih, S., 2015. Vulkanologi. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Schieferdecker, A.A.G., 1959. Geological Nomenclature. Edited by AAG Schieferdecker.[Dutch, French and German with Equivalents of the English Terms.]. J. Noorduin & Zoon.
Smith, G.A., 1991. Facies sequences and geometries in continental volcaniclastic sediments.
Surono, B.T. and Sudirno, I., 1992. Peta Geologi Lembar Surakarta-Giritontro. Jawa.(1408-3), Skala1, 100.
Williams, H. and McBirney, A.R., 1979. Vulcanology (No. 551.21 W5).
Smyth, H.R., Hall, R. and Nichols, G.J., 2008. Cenozoic volcanic arc history of East Java, Indonesia: the stratigraphic record of eruptions on an active continental margin. Special Papers-Geological Society of America, 436, p.199.
Published
2019-04-30