PENERAPAN COLLABORATIVE PLANNING, FORECASTING AND REPLENISHMENT (CPFR) GUNA MENGURANGI BULLWHIP EFFECT DI PT.XYZ

Authors

  • Rifda Ilahy Rosihan Teknik Industri, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Paduloh Paduloh Teknik Industri, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Dedy Sulaeman Teknik Industri, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Keywords:

ARIMA, Bullwhip Effect, Collaborative Planning Forecasting and Replenishment (CPFR), Rantai Pasokan

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang pendistribusian daging sapi. PT XYZ  saat ini belum  menerapkan  metode untuk perencanaan kebutuhan konsumen sehingga mengakibatkan persediaan produk kurang terkontrol dengan baik, yang berakibat kelebihan stock. Hal tersebut menjadi masalah karena jika PT XYZ memiliki penyimpanan yang banyak dan biaya yang harus dikeluarkan juga semakin besar. Di sisi lain permintaan tidak dapat diketahui dengan pasti.Untuk dapat bertahan dengan persaingan yang semakin ketat perusahaan perlu memperhatikan bagaimana cara untuk memenuhi permintaan konsumen yang tepat dengan cara meminimalisir fluktuasi persediaan yang ada dengan permintaan fenomena ini bisa disebut Bullwhip Effect. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai Bullwhip effect pada level distributor dan juga mendapatkan metode perencanaan dengan menggunakan model CPFR yang dapat mengurangi nilai Bullwhip effect pada level distributor . Metode yang dilakukan adalah kolaborasi perencanaan pada tiap rantai pasokan serta peramalan persediaan pada tiap rantai pasokan. Hasilnya menunjukan bahwa setelah penerapan metode CPFR nilai bullwhip effect didapatkan lebih kecil dibandingkan dengan sebelum penerapan metode CPFR.

Downloads

Published

2021-03-20

Issue

Section

Articles