ANALISIS STRUKTUR STRUT BALANCE TERHADAP PEMBEBANAN ANGIN PADA MODEL UJI INDONESIA TSUNAMI EARLY WARNING SYSTEM OCEAN BOTTOM UNIT

Authors

  • Ilham Akbar A.S Balai Besar Teknologi Aerodinamika, Aeroelastika, dan Aeroakustika (BBTA3) – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
  • Wijaya Indra Surya Balai Besar Teknologi Aerodinamika, Aeroelastika, dan Aeroakustika (BBTA3) – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
  • Gunawan Wijiatmoko Balai Besar Teknologi Aerodinamika, Aeroelastika, dan Aeroakustika (BBTA3) – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Keywords:

Faktor Keamanan, Metode Elemen Hingga, Tegangan von Mises, Terowongan Angin

Abstract

Ocean Bottom Unit (OBU) adalah peralatan Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (INA-TEWS, Indonesia Tsunami Early Warning System), yang dikembangkan sebagai pengganti perangkat Buoys oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Berbeda dengan Buoys yang beroperasi di permukaan laut, maka OBU bekerja di dasar laut sehingga perlu penempatan dari permukaan ke dasar laut. Karena bentuknya yang unik, serta juga kedalaman dan ombak yang bervariasi maka perlu dilakukan penelitian saat pelepasan OBU ini. Salah satu simulasi pelepasan OBU ini dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas terowongan angin, di mana gaya dan momen yang ditimbulkan oleh angin berkecepatan ini, diukur menggunakan balance. Untuk itu, diperlukan extension strut yang menghubungkan balance dengan model uji. Untuk menjamin strut aman saat digunakan, maka perlu dianalisis nilai faktor keamanannya. Metode yang digunakan untuk menganalisis adalah metode elemen hingga.

Dari hasil perhitungan dan analisis numerik, maka implementasi pembebanan angin pada kecepatan 20 m/s sudah aman terhadap kondisi pengujian. Hal ini disebabkan pada kecepatan tersebut, nilai faktor keamanan dari strut balance sudah lebih dari 1. Berdasarkan tegangan von Mises, diperoleh faktor keamanan = 8,35, sedangkan berdasarkan gaya reaksi arah sumbu Y, diperoleh faktor keamanan = 2,26. Dengan demikian, kecepatan angin maksimum yang direkomendasikan pada pengujian aerodinamik terhadap model uji INA-TEWS OBU di ILST adalah 20 m/s, sehingga struktur model uji dan peralatan uji dalam kondisi yang aman.

 

 

Downloads

Published

2021-03-20

Issue

Section

Articles