IDENTIFICATION OF HYDROTHERMAL ALTERATION DISTRIBUTION WITH COMPOSITE BAND LANDSAT 8 OLI TIRS CASE STUDY: MOUNT PAPANDAYAN, GARUT, INDONESIA

Authors

  • Darin Alya Khairunnisa Rizdinant Geophysics, Geoscience Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Indonesia
  • William Jhanesta Geophysics, Geoscience Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Indonesia

Keywords:

Alterasi Hidrotermal, Gunung Papandayan, Komposit Band, Landsat 8 OLI TIRS

Abstract

Gunung Papandayan terletak di Garut, Jawa Barat dengan banyak manifestasi panas bumi seperti mud pools, solfatara, hot springs, dan dikelilingi oleh vegetasi rapat yang menjadi indikasi potensi keberadaan panas bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran alterasi hidrotermal di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis penginderaan jauh dengan menggunakan kombinasi data citra satelit Landsat 8 OLI TIRS yang merupakan data open-source dari USGS. Citra satelit menggambarkan permukaan bumi menggunakan spektrum elektromagnetik. Band yang digunakan dalam penelitian ini memiliki spektrum warna mulai dari 0.4pM hingga 0.7pM dan disebut sebagai Red-Green-Blue (RGB) band.

Pengolahan data dilakukan dengan melakukan komposit band untuk memperoleh informasi permukaan sesuai sensor. Kombinasi RGB komposit band 4-3-2 akan menggambarkan kondisi geologi dan geomorfologi. Komposit band 5-6-7 menyediakan struktur, kelurusan geologi, vegetasi, dan alterasi batuan. Komposit band 10-11-7 akan menunjukkan kandungan silika pada batuan. Dan terakhir, rasio komposit band 4/2–6/7- dengan band 5 dan band 10 akan menunjukkan alterasi batuan, jenis satuan batuan, vegetasi, drainase, dan kawasan pemukiman. Hasilnya menunjukkan bahwa Gunung Papandayan memiliki vegetasi rapat, kompleksitas struktur yang cukup tinggi, dan mengandung silika pada beberapa titik dengan distribusi keseluruhan alterasi hidrotermal di wilayah studi adalah 3 km2. Data tersebut dapat digunakan sebagai data referensi sebelum melakukan survei lapangan secara langsung dan menentukan wilayah prospek pada lokasi penelitian. 

 

 

Downloads

Published

2021-03-20

Issue

Section

Articles