Perancangan Fixture Untuk Proses Pemesinan Batang Piston Mesin Sepeda Motor Menggunakan Mesin Bubut Universal Pinacho S-90/180

  • Emmanuel Addo Adhiyaksa Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta
  • Adi Purwanto Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta
  • Agus Duniawan Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta
Keywords: Jig & fixture, Turning Fixture, Connecting-Rod

Abstract

Perencanaan fixture merupakan bagian dari perancangan alat bantu meliputi proses mendesain dan mengembangkan alat bantu untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi proses permesinan produk dalam jumlah yang banyak atau massal.

Benda kerja connecting-rod pada proses pembuatan big-end dan small-end membutuhkan ketepatan ukuran agar connecting-rod dapat berfungsi dengan maksimal. Perancangan fixture pengeboran pada proses pembuatan lubang big-end dan small-end meliputi perancangan komponen diantaranya : base plate assembly, fixture assembly, dan v-block assembly. Desain fixture untuk mesin bubut universal pinacho s-90/180.  Hasil perhitungan pada proses drilling benda kerja dalam pembentukan lubang big-end dan small-end dengan diameter mata bor 6 mm memiliki kecepatan potong 0,314 m/s, gaya pemotongan 87,06 kg, momen puntir, daya pemotongan 385,57 W, waktu pemotongan 5,268 s. Hasil perhitungan pada proses boring benda kerja dengan diameter mata bor 15 mm memiliki kecepatan potong 0,785 m/s, gaya pemotongan 217,664 kg, momen puntir, daya pemotongan 2006,3 W, waktu pemotongan 5,6 s. Hasil perhitungan pada proses boring benda kerja dengan diameter mata bor 30 mm memiliki kecepatan potong 1,57 m/s, gaya pemotongan 434,88 kg, momen puntir, daya pemotongan 6986,4 W , waktu pemotongan 6,175 s. Hasil perhitungan total seting-up dan proses pemesinan 129,7 s. Pada analisa perhitungan ulir untuk tiap-tiap sambungan sudah mendapatkan data yang dapat dikatakan aman.

References

Adithan,.M. & Gupta,.A.B., 2001, Manufaturing Tecnology, Cetakan Pertama, New Age Internatinal, New Delhi.
Ariestyanto,.A., 2011., Analisis Kegagalan Connecting Rod Sepeda Motor 2 Langkah, F.Teknik. Universitas Diponegoro.
Dieter, G.E., 1983, Engineering Design. A Materials and Processing Approach, Mc Graw Hill Book Company, Japan
Hoffman, E.G., 2004, Jig and Fixture Design, Fifth Edition, Thomson Delmar Learning, New York.
Joshi, P.H., 2002, Jig and Fixture, 2th edition, Mc Graw- Hill Company, New Delhi
Prassetiyo,.H., Jaraoepratjeka,.H., dan Felix,.J., 2010, Rancangan Jig dan Fixture Untuk Proses Produksi Gear Belakang Sepeda Motor Yamaha, Institut Teknologi Nasional.
Purwanto,.A., Arifin,.M.R., dan Huda,.S., 2014, Alat Bantu Pegang Fleksibel Untuk Penggerindaan, Jurusan Teknik Mesin. Fakultas Teknologi Industri, IST AKPRIND
Rochim.T., 2007, Klasifikasi,Proses,Gaya & Daya Pemesinan. FTI , ITB.
Sularso. & Suga,.K., 2004, Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin, PT Pradnya Paramita, Jakarta.
Anonim-a, “Roehm-Catalog” termuat di http://www.roehm.biz
Anonim-b, “Connecting-Rod forging” termuat di http://www.forging.kirextechno.com
Published
2019-01-24
Section
Articles