PEMILIHAN MOTIF BATIK YOGYAAN TERFAVORITE DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)

  • Dina Andayati Jurusan Informatika Fakultas Teknologi Industri, IST AKPRIND Yogyakarta
Keywords: Metode Simple Additive Weighting (SAW), Batik, Normalisasi

Abstract

Batik adalah salah satu kesenian yang sudah menjadi budaya di Indonesia khususnya di daerah Jawa. Batik sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak jaman Majapahit. Batik sudah pasti memiliki sejarah yang menarik, baik dari arti kata, penggunaan, hingga cara pembuatannya. Di dalam membuat kain batik sogan Yogyaan terdapat nama motif yang mengandung arti, misal motif Sido Asih mengandung arti untuk bisa saling mengasihi, motif Wahyu Temurun mengandung arti untuk dapat memperoleh wahyu atau petunjuk dari Allah. Motif kain batik digunakan untuk cara pernikahan dan acara adat mitoni, sehingga disaat bulan pernikahan kebutuhan kain batik bisa melonjak naik.

Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Berdasarkan metode SAW maka diperoleh motif favorite batik oleh pengguna. Perolehan batik terfavorite digunakan untuk memprediksi besarnya produksi sehingga kebutuhan batik motif tersebut terpenuhi sesuai kebutuhan pasar.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfari, S.,2017, Batik yang Manakah Kamu, Makna Dibalik 5 Motif Batik Terpopuler, https://blog.ruangguru.com/batik-yang-manakah-kamu-makna-di-balik-5-motif-batik-terpopuler. Diakses pada 7 Juli 2019
Museum Batik, (n.d), Makna Filosofi Motif Batik, http://www.museumbatik.com. Diakses pada 7 Juli 2019.
Kusrini, 2007, Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan, Yogyakarta, Andi Offset, 2007
Kusumadewi, S., Harjoko, A., & Wardoyo, R., 2006, Fuzzy Multi-Attribute Decition Making (Fuzzy MADM), Yogyakarta, Graha Ilmu.
Putrichester, (n.d), Motif Batik dan Maknanya, https://www.kaskus.co.id/thread/513748821d7608fb4c000001/motif-batik-dan-makna-nya/. Diakses pada 7 Juli 2019
Published
2020-06-30
How to Cite
Andayati, D. (2020). PEMILIHAN MOTIF BATIK YOGYAAN TERFAVORITE DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW). Jurnal Teknologi, 13(1), 22-26. https://doi.org/https://doi.org/10.3415/jurtek.v13i1.2835