KONSEP PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA SYSTEM MANUFACTUR DENGAN MODEL PERFORMANCE OF ACTIVITY DAN SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE

Authors

  • Sidarto Sidarto Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta
  • Muhammad Yusuf Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Keywords:

supply chain management, supply chain operations reference

Abstract

Dalam rangka mengikuti bisnis global, para praktisi industri dituntut untuk dapat memproduksi produk yang murah, berkualitas, dan tepat waktu sesuai dengan keinginan pelanggan, kalau mau memenangkan persaingan pasar. Untuk melaksanakan produk yang murah, berkualitas, dan tepat waktu kiranya membutuhkan peran serta semua pihak mulai dari suplier selaku pemasok bahan baku, perusahaan atau pabrik yang mengolah bahan baku menjadi produk jadi, perusahaan transportasi yang menyampaikan bahan baku dari suplier ke perusahaan dan barang jadi ke konsumen, serta konsumen selaku pengguna dari produk akhir. Kesadaran akan pentingnya peran semua pihak tersebut kemudian tercipta apa yang disebut dengan konsep supply chain management.

Secara umum kegiatan atau aktivitas yang terkait dalam supply chain management adalah : kegiatan

merancang produk baru, kegiatan mendapatkan bahan baku, kegiatan perencanaan dan pengendalian, kegiatan memproduksi, dan kegiatan pendistribusian. Aktivitas-aktivitas disepanjang supply chain management dapat diukur dengan model performance of activity (POA) dan model supply chain operations reference (SCOR). Dalam model POA yang diukur adalah cost, time, capasity, productivity, utility, dan out-come. Sedangkan dalam model SCOR akan mengukur reliability, responsiveness, flexibility, costs dan asset.

Hasil pengukuran akan menghasilkan posisi perusahaan atau aktivitas terhadap rata-rata perusahaan sejenis dan apabila perusahaan yang diukur hasilnya lebih besar dari perusahaan rata-rata, maka perusahaan tersebut termasuk perusahaan best in class.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Djohar. S., Tanjung.H., Cahyadi. ER., 2003, Building a Competitive Advantage on CPO Through Supply Chain Managemen, A Case Stady in PT. Eka Dura Indonesia, Astra Agro Lestari, Jurnal Manajemen & Agribisnis, Vol.1 April 2003.
Hanam.R,1996, Computer Integrated Manufacturing: from consepts to relisation, Addison-Wesley, England.
Nasution.A.H.,1999, Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Candimas Metropole, Jakarta.
Sheikh. K.,2002, Manufacturng Resource Planning ( MRP II ), with introduction to ERP, SCM, and CRM, McGrow-Hill.
Punjawan.IN.,2005, Supply Chain
Management, Guna Widya, Surabaya
Watanabe.R.,2001, Supply Chain Management Konsep dan Teknologi, Jurnal Usahawan No. 02 Th XXX Pebruari, Ban dung.
Zabidi.Y.,2001, Supply Chain Managemen :
Teknik Terbaru dalam Mengelola Aliran Material/produk dan Informasi dalam memenangkan Persaingan, Jurnal Usahawan No.02 Th XXX Februari 2001, Bandung.

Downloads

Published

2008-06-30

How to Cite

Sidarto, S., & Yusuf, M. (2008). KONSEP PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA SYSTEM MANUFACTUR DENGAN MODEL PERFORMANCE OF ACTIVITY DAN SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE. Jurnal Teknologi, 1(1), 68–77. Retrieved from https://ejournal.akprind.ac.id/index.php/jurtek/article/view/1647